TARAKAN – Keluarga Besar Masjid Hujan As Salam akan menggelar kegiatan halal bihalal pada Sabtu, 4 April 2026, sebagai upaya mempererat silaturahmi antarwarga dan komunitas di Kota Tarakan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 18.30 WITA ini dijadwalkan dihadiri oleh sekitar 14 komunitas, termasuk warga sekitar, wali santri, serta kelompok pengajian ibu-ibu.
Panitia menyebutkan, halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum membangun sinergi antar elemen masyarakat.
“InsyaAllah kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujar panitia dalam keterangan yang diterima.
Selain mengundang masyarakat umum, panitia juga mengajak peserta untuk hadir bersama keluarga. Bahkan, ajakan disampaikan dengan pendekatan yang ringan dan humanis.
“Yang sudah berkeluarga bisa membawa pasangan dan anak, sementara yang belum, cukup hadir dengan doa dan ikhtiar,” tulis panitia dalam undangan kegiatan.
Rangkaian Acara
Berdasarkan rundown yang diterima, acara akan diawali dengan pembukaan dan tilawah Al-Qur’an pada pukul 18.40 WITA.
Selanjutnya, sambutan akan disampaikan oleh pimpinan yayasan, H. Saat Egra, serta perwakilan dari pihak kecamatan.
Memasuki sesi ramah tamah, panitia akan memperkenalkan jajaran penasehat yayasan sekaligus menyerahkan cenderamata sebagai simbol sinergi antar komunitas.
Kegiatan kemudian akan dihentikan sementara untuk pelaksanaan salat Isya berjamaah.
Usai salat, acara dilanjutkan dengan kajian keislaman yang akan disampaikan oleh tokoh ulama, sebelum ditutup dengan doa bersama dan sesi foto.
Sebagai penutup, panitia menyiapkan makan malam bersama dengan konsep prasmanan.
Libatkan Tokoh dan Penasehat
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua MUI Kota Tarakan Drs KH Abdul Samad, serta pimpinan yayasan H. Saat Egra.
Selain itu, terdapat pula sejumlah penasehat yayasan dari berbagai latar belakang profesional yang turut diperkenalkan kepada jamaah.
Panitia berharap kehadiran para tokoh ini dapat memberikan nilai tambah, baik dari sisi keilmuan maupun penguatan jejaring sosial di tengah masyarakat.
Perkuat Kebersamaan
Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, kegiatan seperti halal bihalal dinilai tetap relevan sebagai sarana menjaga hubungan sosial.
Melalui kegiatan ini, Masjid Hujan As Salam ingin menghadirkan ruang interaksi yang hangat dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Panitia juga mengajak seluruh pihak untuk turut berpartisipasi aktif dalam menyambut tamu yang hadir sebagai bentuk pelayanan dan penghormatan.
Dengan konsep yang menggabungkan nilai religius dan sosial, halal bihalal ini diharapkan mampu menjadi titik temu berbagai komunitas dalam semangat kebersamaan.

