Masjid Hujan Assalam, Sabtu 11 April 2026 — Pengurus dan jamaah Masjid Hujan Assalam menggelar rapat perdana pembentukan panitia Qurban 1447 H pada Sabtu, 11 April 2026. Rapat yang berlangsung penuh semangat ini berhasil menetapkan susunan kepanitiaan lengkap serta menyusun rencana teknis pelaksanaan ibadah qurban yang akan datang. Kehadiran puluhan anggota panitia mencerminkan antusiasme warga dalam menyambut hari raya Idul Adha dengan penuh persiapan.
Rapat dibuka oleh Presiden Masjid Hujan Assalam, Ustadz Saat Egra, yang sekaligus memimpin jalannya musyawarah. Dalam suasana yang kondusif dan penuh ukhuwah, peserta rapat menyepakati pembagian bidang kerja secara terstruktur. Ketua pantia qurban yaitu Ustadz Tahiruddin, Sekretaris diamanahkan kepada Kak Ria, pengelolaan keuangan dipercayakan kepada Kak Santi selaku bendahara. Bidang perlengkapan dikoordinasikan oleh Pak Alika, Pak Kris, Pak Naryo, Pak Irawan, dan Pak Kaminto, sedangkan urusan konsumsi dikelola oleh Bu Rum, Bu Yuli, dan Kak Rani.
Untuk memastikan kelancaran distribusi daging qurban, panitia membentuk tim khusus yang terdiri dari Raihan, Pak Trio, dan Arbi. Keamanan selama pelaksanaan akan dijaga oleh Bang Neo dan Pak Nurdin, sementara dokumentasi kegiatan dipercayakan kepada Fandi dan Ustaz Wahyu dalam bidang Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi. Pengolahan dan penanganan daging akan ditangani oleh tim akhwat squad yang solid.
Rapat juga membahas kebutuhan perlengkapan secara rinci. Parang akan disiapkan oleh Pak Naryo, Pak Irawan, dan Pak Tahir; kapak oleh Pak Kaminto, Pak Nurdin, dan Pak Tahir. Panitia juga menyepakati pembelian 6 buah cutter berikut isi ulangnya, serta sarung tangan sebanyak 2 pax dari kas masjid. Timbangan besar akan disediakan oleh Pak Kaminto dan Pak Kris, didukung timbangan milik masjid. Kebutuhan lainnya seperti terpal ukuran 3×4 meter sebanyak 4 lembar, baskom, gerobak, tali, hingga peralatan kebersihan telah dibagi secara merata antara masjid dan panitia.
Ustaz Tahirudin menyampaikan bahwa distribusi daging qurban tahun ini dirancang lebih luas dan merata. “Insyaallah, kita akan menyentuh lebih banyak lapisan masyarakat, mulai dari shohibul qurban, warga RT 16, mustahik binaan, hingga pondok pesantren dan LKSA di sekitar masjid,” ujarnya. Target penerima juga mencakup usaha-usaha di sekitar masjid, rekanan kerja warga, serta sejumlah nama yang telah disepakati bersama.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 37:
“Daging (qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.”
Sebagai langkah penguatan kapasitas panitia, rapat turut menetapkan program Pelatihan Juleha (Juru Sembelih Halal) yang akan diselenggarakan pada Ahad, 10 Mei 2026 pukul 08.00 pagi. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan keahlian dan kepatuhan syariat dalam proses penyembelihan hewan qurban.
Semoga seluruh ikhtiar panitia dicatat sebagai amal jariyah dan pelaksanaan qurban 1447 H di Masjid Hujan Assalam berjalan lancar, berkah, dan membawa manfaat luas bagi umat. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!

