3 Agustus 2026 – Masjid Hujan As Salam, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menerima dukungan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari AirNav Indonesia senilai Rp26.073.000. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung pengembangan program hidroponik berbasis Badan Usaha Milik Masjid (BUMM) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui masjid.Program ini merupakan bentuk kepedulian AirNav Indonesia dalam mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pengembangan hidroponik, Masjid Hujan As Salam diharapkan mampu menghadirkan program produktif yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan bagi jamaah serta masyarakat di sekitarnya.
Keberadaan BUMM Hujan As Salam menjadi salah satu langkah strategis dalam mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan potensi masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.Program hidroponik dipilih karena memiliki nilai ekonomis, ramah lingkungan, serta dapat diterapkan di lingkungan perkotaan dengan lahan yang terbatas. Hasil budidaya nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi jamaah, mendukung ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang usaha yang dikelola secara bersama melalui BUMM.Suasana penyerahan bantuan berlangsung dengan penuh rasa syukur dan semangat kolaborasi. Dukungan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga keagamaan mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Bantuan yang diberikan juga diharapkan menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi pemberdayaan berbasis masjid di masa mendatang.
Dengan adanya dukungan Program TJSL AirNav Indonesia, Masjid Hujan As Salam semakin optimistis mengembangkan program-program produktif yang memberikan nilai tambah bagi umat. Ke depan, hidroponik berbasis masjid diharapkan tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial, sehingga masjid terus menjadi pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat yang membawa keberkahan bagi lingkungan sekitarnya.

