Tarakan, Kalimantan Utara – Mahasiswa Profesi Ners dari Universitas Ngudi Waluyo Semarang melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai bahaya asap rokok bersama para santri di Masjid Hujan Assalam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program praktik profesi dalam Stase Keperawatan Komunitas yang menjadi salah satu syarat akademik sebelum kelulusan sebagai Ners.
Penyuluhan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para santri mengenai dampak negatif asap rokok terhadap kesehatan, baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Dalam sesi edukasi, mahasiswa menjelaskan berbagai risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh paparan asap rokok, seperti gangguan pernapasan, penyakit jantung, kanker paru-paru, serta dampaknya terhadap pertumbuhan dan kesehatan anak-anak.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, diskusi, serta penyampaian materi yang mudah dipahami oleh para peserta. Para santri terlihat aktif mengikuti jalannya penyuluhan dan memberikan berbagai pertanyaan seputar bahaya merokok serta cara menjaga kesehatan lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi para peserta, panitia memberikan bingkisan berupa paket Ayam Geprek dan cenderamata berupa tumbler kepada masing-masing santri yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Selain itu, pihak Masjid Hujan Assalam juga menerima sebagai kenang-kenangan dan simbol kerja sama dalam mendukung kegiatan edukasi kesehatan di lingkungan masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu keperawatan secara langsung di lapangan.
“Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran dan penilaian mahasiswa pada Stase Komunitas. Kami berharap materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran para santri tentang pentingnya menghindari paparan asap rokok demi kesehatan bersama,” ujarnya.
Pengurus Masjid Hujan Assalam menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Menurutnya, edukasi kesehatan bagi generasi muda sangat penting untuk membangun pola hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang bebas dari bahaya asap rokok.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Profesi Ners Universitas Ngudi Waluyo Semarang menunjukkan komitmennya dalam menjalankan peran sebagai calon tenaga kesehatan yang tidak hanya memberikan pelayanan, tetapi juga berperan aktif dalam promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

